Diproteksi: Link Review Modul

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Iklan

HUKUM, CPD dan EBM [Modul Review]

Kembali lagi ke review modul yang ada di FKIK UNIB 😀

Yeiyy

Di semester tujuh ini, modul-modul yang harus dilewati adalah modul-modul pendek kecuali modul IKK (6 sks). Setelah IKK, dilanjutkan dengan modul Etika, Hukum, CPD, EBM dan kegawatdaruratan yang durasinya hanya 2 minggu.

Modul semester 7 ini berbeda dengan modul-modul yang ada di semester 2-6, karena sudah tidak membahas manusia dengan sudut pandang organ (contoh: modul respirasi (paru), modul kardiologi (jantung)). Modulnya jadi mirip modul semester pertama yang ada modul EBP3KH, Riset dan P2K2, tapi yang semester 7 lebih advance karena mahasiswanya dianggap sudah menguasai pemahaman dasar sebagai dokter. Semester 7 ini juga bisa dibilang sebagai persiapan untuk masuk klinik (a.k.a koass). Semakin dekat dengan gelar s.ked (uhuk :D)

Pada review modul sebelumnya, aku sudah menulis tentang IKK dan Etika. Jadi sekarang lanjut review modul Hukum, CPD dan EBM .

P.S : karena bikin tulisannya pas laptop selesai diperbaiki, tulisannya delay banget hehe.Read More »

Selasa Pagi

Hari ini aku bangun dengan keadaan lelah. Lelah sekali tadi malam mengejar menulis logbook dan laporan, dicicil supaya besok tidak terlalu padat. Tapi itu salah, mestinya aku mencicil edit skripsi. Karena besok mau bimbingan. Setelah berkali-kali alarm berbunyi kumatikan, aku baru bangun jam 6 lewat 40 menit. Tiap kali ngesnooze alarm, aku bilang pada diriku sendiri, ah, tinggal sms dokternya aja minta maaf, nggak jadi. Printer rusak. Ini.. itu…

Bangun dengan terburu-buru, aku bahkan tidak sempat melancarkan sms “memelas”ku tadi. Mandi terburu-buru, kemudian langsung mengemas peralatan tempur skripsi yang sudah kupersiapkan tadi malam. Dengan bawaan seabrek, tak lupa kubawa sarapan agar tidak mati karena kehabisan energi. Sialnya, air yang kubawa tumpah kemana-mana, malah menyiram map skripsiku. Karena kesal kujatuhkan saja minumnya, kubiarkan tumpah didepan kamarku.

Kemudian dimobil, aku benci sekali dengar mama tertawa karena melihat anak tetangga yang lucu. Kupakai jilbab dengan makian dalam hati, tampang acak kadul banget. Dalam perjalanan sampai ke simpang skip kuisi dengan pikiran buruk. Kenapa semuanya datang bertubi-tubi, skripsi, KKN, ujian modul, OSCE… Apa boleh aku berhenti sejenak untuk mengambil nafas, istirahat bahkan cuma buat nonton Niko atau nulis blog seperti biasa.Read More »