Link Review Modul

10649796_864173323592676_4788404661055363210_n.jpg
Foto saat LKMM dasar di kampus.

Dari awal, niat bikin review modul (atau dulu namanya #terrortheseries karena setiap modul pasti punya terror/bebannya masing-masing) itu biar dijadikan kenangan bagaimana up dan downnya saya saat melewati modul-modul tersebut. Banyak yang nulisnya singkat, entah karena kelupaan nulisnya atau karena jeda antar modulnya terlalu singkat jadi ga bisa nulis panjang-panjang.Read More »

Iklan

Modul ManBen, Our Last Modul..

Screenshot-2017-12-19 Fira Firdaus ( firafirdaus13) β€’ Instagram photos and videos(5)
sumber foto : IG @labskillfkunib

Manben, alias modul Manajemen Bencana adalah modul terakhir mahasiswa semester 7. Modul terakhir pre-klinik pendidikan dokter, yang artinya kalau skripsi dan ujian keterampilan klinis kamu juga udah kelar, artinya kamu udah mau masuk gerbang per-koas-an. Tinggal nunggu yudisium dan wisuda. Tapi tolong jangan tanya apakah saya sudah mau masuk koas awal tahun depan, karena saya belum selesai skripsi, hiks. Udahlah, lanjut bahas modul dulu hehe πŸ˜€

Modul ini adalah modul elektif. Jadi mahasiswa semester 7 pada awal semester (saat mengisi KRS) boleh memilih mau belajar apa modul terakhirnya. Pilihannya ada manajemen bencana, herbal dan manajemen puskesmas. Tapi meskipun boleh memilih, modul yang akan diselenggarakan hanya modul yang dipilih terbanyak. Mengingat keseruan kakak tingkat angkatan 2013 yang tahun lalu mengambil modul manajemen bencana juga, akhirnya kami yang mengambil modul memilih manajemen bencana juga.

Seperti namanya, yang dipelajari adalah bagaimana manajemen bencana, terutama bagaimana posisi dokter saat terjadi bencana. Durasi modulnya 2 minggu, tapi karena suatu dan lain hal ujian sumatif dan OSCEnya diundur. Kelebihan modul ini adalah.. tidak ada diskusi kelompok! Hehe. Juga beberapa kali ada praktik di lapangan, jadi boleh pake baju kaos dan celana training saja! (kegembiraan saye sebagai pecinta kaos). Kekurangannya.. ada OSCE alias Objective Structured Clinical Examination atau ujian klinis. Ngomongin OSCE rasanya ngeri-ngeri sedap gitu, apalagi kalau teringat masa-masa mendebarkan ujian OSCE. Tapi OSCEnya tidak didalam ruangan seperti biasa, tapi di lapangan. Juga tidak sendirian, satu lawan dua (OP alias orang percobaan dan Penguji). OSCEnya berkelompok, dengan menerapkan ilmu dari modul ini bagaimana kami bisa menyelamatkan korban bencana… gituuuRead More »

HUKUM, CPD dan EBM [Modul Review]

Kembali lagi ke review modul yang ada di FKIK UNIB πŸ˜€

Yeiyy

Di semester tujuh ini, modul-modul yang harus dilewati adalah modul-modul pendek kecuali modul IKK (6 sks). Setelah IKK, dilanjutkan dengan modul Etika, Hukum, CPD, EBM dan kegawatdaruratan yang durasinya hanya 2 minggu.

Modul semester 7 ini berbeda dengan modul-modul yang ada di semester 2-6, karena sudah tidak membahas manusia dengan sudut pandang organ (contoh: modul respirasi (paru), modul kardiologi (jantung)). Modulnya jadi mirip modul semester pertama yang ada modul EBP3KH, Riset dan P2K2, tapi yang semester 7 lebih advance karena mahasiswanya dianggap sudah menguasai pemahaman dasar sebagai dokter. Semester 7 ini juga bisa dibilang sebagai persiapan untuk masuk klinik (a.k.a koass). Semakin dekat dengan gelar s.ked (uhuk :D)

Pada review modul sebelumnya, aku sudah menulis tentang IKK dan Etika. Jadi sekarang lanjut review modul Hukum, CPD dan EBM .

P.S : karena bikin tulisannya pas laptop selesai diperbaiki, tulisannya delay banget hehe.Read More »

IKK dan ETIKA [Modul Review]

Kembali lagi ke terror the series review modul yang ada di FKIK UNIB πŸ˜€

Yeiyy

Mulai dari awal semester tujuh ini, modul yang pertama dijumpai adalah IKK atau Ilmu Kedokteran Komunitas dengan beban sks 6, kemudian dilanjutkan dengan modul-modul dengan beban 2 sks seperti Etika, Hukum, CPD, EBM dan kegawatdaruratan.

Modul semester 7 ini berbeda dengan modul-modul yang ada di semester 2-6, karena sudah tidak membahas manusia dengan sudut pandang organ (contoh: modul respirasi (paru), modul kardiologi (jantung)). Modulnya jadi mirip modul semester pertama yang ada modul EBP3KH, Riset dan P2K2, tapi yang semester 7 lebih advance karena mahasiswanya dianggap sudah menguasai pemahaman dasar sebagai dokter. Semester 7 ini juga bisa dibilang sebagai persiapan untuk masuk klinik (a.k.a koass). Semakin dekat dengan gelar s.ked (uhuk :D)

Karena terasa seperti balik ke semester 1, modulnya jadi terasa lebih menyenangkan. Selamat tinggal buku anatomi, fisiologi, patofisiologi dan kawan-kawannya. Untuk sementara waktu, sih bukan selamat tinggal :D. Lagian kan ada tugas akhir (baca: skripsi) yang mesti dikerjakan (say hello lagi fir, dengan buku-buku tadi).

Makanya, kali ini postingannya bukan terror the series, tapi review modul. Belum sempat terasa gregetnya, tiba-tiba berakhir sudah (yang 2 sks hanya 2 minggu, sementara 6 sks artinya 6 minggu).

IKK

Read More »

HEMATO-ONKO TERROR

Hai hai, ini adalah #TERRORTHESERIES terakhir untuk semester 6, terakhir juga untuk modul besar. Sekalian nih, mau pamitan vakum nulis blog yah πŸ˜€

Diceritakan dulu ya, modul kali ini tentang apa, nanti baru alasannya dibawah πŸ˜€

Jadi, modul Hematologi Onkologi itu membahas tentang ‘ilmu yang mempelajari darah’ dan ‘ilmu yang mempelajari kanker’. Gabungan, karena hampir sebelas dabelas lah. Yang satu fisiologisnya, yang datu patologisnya. Mirip-mirip dengan Infeksi-Imunologi lalu pengertiannya.

Hematologi membahas lebih dalam mengenai komponen darah. Darimana pembentukannya, sirkulasinya, sampai penguraiannya. Meskipun pengetahuan dasar seperti asal-usul selnya neutrofil-basofil-eosinofil-monosit itu ternyata berbeda dengan limfosit padahal salma-sama sel darah putih, atau eritrosit hidupnya cuma 120 hari, pembahasannya lebih masuk lagi kedalamnya sampai komponen terkecil. Eritrosit > ada rantai heme dan globin > si rantai punya komponen alfa dan beta.. dsb. Juga, dibahas soal kelainan si sel-sel darah tadi kayak anemia, leukimia, heheRead More »

Selasa Pagi

Hari ini aku bangun dengan keadaan lelah. Lelah sekali tadi malam mengejar menulis logbook dan laporan, dicicil supaya besok tidak terlalu padat. Tapi itu salah, mestinya aku mencicil edit skripsi. Karena besok mau bimbingan. Setelah berkali-kali alarm berbunyi kumatikan, aku baru bangun jam 6 lewat 40 menit. Tiap kali ngesnooze alarm, aku bilang pada diriku sendiri, ah, tinggal sms dokternya aja minta maaf, nggak jadi. Printer rusak. Ini.. itu…

Bangun dengan terburu-buru, aku bahkan tidak sempat melancarkan sms “memelas”ku tadi. Mandi terburu-buru, kemudian langsung mengemas peralatan tempur skripsi yang sudah kupersiapkan tadi malam. Dengan bawaan seabrek, tak lupa kubawa sarapan agar tidak mati karena kehabisan energi. Sialnya, air yang kubawa tumpah kemana-mana, malah menyiram map skripsiku. Karena kesal kujatuhkan saja minumnya, kubiarkan tumpah didepan kamarku.

Kemudian dimobil, aku benci sekali dengar mama tertawa karena melihat anak tetangga yang lucu. Kupakai jilbab dengan makian dalam hati, tampang acak kadul banget. Dalam perjalanan sampai ke simpang skip kuisi dengan pikiran buruk. Kenapa semuanya datang bertubi-tubi, skripsi, KKN, ujian modul, OSCE… Apa boleh aku berhenti sejenak untuk mengambil nafas, istirahat bahkan cuma buat nonton Niko atau nulis blog seperti biasa.Read More »

Imun Terror

Hai hai, balik lagi di Terrortheseries.

Sebagian tulisan awal ditulis di awal modul, sedangkan pas melanjutkannya sekarang, itu sudah akhir minggu ke 6 modul, malah seharusnya sudah modul baru, yaitu Hemato-Onkologi. Libur sih. Akhirnya libur sehari T.T. Selamat hari buruh internasional!

Sekarang, aku lagi di modul Infeksi dan Imunologi. Modul kedua terakhir yang 6 sks. Atau modul kedua di semester 6. Di FKIK UNIB yang sistemnya modul (bukan blok seperti kebanyakan kampus lain di Indonesia), dari awal semester 2 modulnya sudah 6 sks semua, dan berjalan sampai semester 6. Artinya tinggal satu modul lagi nanti, modulΒ Hemato-onkologi, lalu semester 7-nya diisi dengan modul pendek dengan 2 sks. Ngomongin sks ini juga mungkin akan beda penyebutannya dengan sistem fakultas lain. Mungkin akan kujelaskan lain kali.

Kalau mau kepo jadwalnya bisa disini.

16468.jpg

Baca terrortheseries lainnya disini

Muskuloskeletal | Gastrointestinal | Renal | Kardio | Respirasi | Metabolik EndokrinΒ  | Reproduksi | Syaraf Jiwa | PenginderaanRead More »

Penginderaan Terror

Halo, kembali lagi dengan Terror The Series, serial tentang modul-modul kurikulum kedokteran yang rasanya tidak ada habisnya. Modul ke 20 yang kujalani di FKIK UNIB. Belum kelihatan ujungnya, meskipun tahun depan mestinya sudah selesai pendidikan S1-nya, haha.

Kali ini modulnya berjudul Penginderaan. Special Senses. Hayo bisa sebutkan 5 indera P_20170223_175037_BF.jpgmanusia? Ya, kulit, lidah, mata, telinga dan hidung. Tidak termasuk indera keenam karena disini bukan sekolah paranormal, haha. Meskipun ada 5, tapi yang dibahas cuma 3, yaitu telinga, hidung dan.. tenggorokan no, mata. Belajar THT? Ya, tapi penjelasan lebih jelas untuk salah satu organ bantu pernapasan itu sudah dibahas di paketnya sendiri-Respirasi (baca juga:Respirasi Terror), lidah juga hanya dibahas sedikit disini, karena fungsinya yang lain selain pengecapan sudah dibahas di paket modul pencernaan (baca juga: Gastrointestinal Terror). Kulit, sebagai organ terluas di tubuh manusia juga sudah dibahas di semester 3. Tapi tidak ada Kulit Terror, hehe, soalnya Terror The Series vol.1nya mulai di Muskuloskeletal Terror.

Read More »

SARJI TERROR

Benar-benar tak terasa sudah modul terakhir semester 5. Modul Syaraf Jiwa. Bisa disebut semester yang tersingkat, berlalu tanpa jejak. Tidak seperti semester satu yang penuh dengan ‘senior-things’ atau semester 2 yang penuh ketakjuban akan modul sains yang membuatmu berpikir “kupikir kita masuk fk, bukannya masuk mipa jurusan biologi” atau semester 3 dengan keheranan karena modul tingkat pertama beda rasa dengan modul-modul yang benar-benar tentang medis. Juga tidak bisa dibandingkan, antara semester 5 ini dengan semester 4 yang benar-benar penuh, padat, dan membuatmu tidak bisa pulang kampung dengan tenang pada hari raya.

Semester ini berlalu cepat, mungkin karena ada sesuatu yang membuatmu tergesa untuk melewatinya. Seperti di modul Meten, ada agenda PEKSIMINAS pada minggu ke enam, membuatmu pengen cepat-cepat kelar karena “kapan lagi berangkat keluar kota gratis pas jadi mahasiswa?”. Juga saat di modul Repro, ada agenda magang BPN, acara BEM dan Seminar Nasional Fi-Madina yang harus dikerjakan persiapannya. Membuatmu tidak merasakan bahwa hari-hari berlalu begitu saja.Read More »

REPRO TERROR!

Sesuai dengan judulnya, kali ini fira mau bahas modul ke-18 bagi anak-anak angkatan 2014. Reproduksi!

Cakep ya angkanya, pas untuk modul bahasan dewasa! Hehe.

Sebenarnya agak galau mau bahasnya. Disini. Juga galau buat melampirkan gambar, haha.

Kalau di diskusi kelompok dan kuliah sih, sudah hampir terbiasa dengar macam-macam karena materinya memang itu. Mulai dari organ reproduksi, fisiologi ini itu, persalinan, menstruasi, kontrasepsi, dan lain-lain. Saya yang polos pun mulai membiasakan diri (ceh sok polos) dan berusaha menanggapi dengan bijak. Bukan nyengir dan ketawa malu-malu lagi, tapi memikirkan masalah yang mendasarinya.

Jadi, apa perlu diceritakan disini? Gambarnya dilampirkan saja ya, sekalian edukasi. Rasanya yang ngeblog disini sudah pada dewasa semua kan πŸ˜€

3 minggu di modul ini memang luar biasa. Selain materi kuliahnya yang menarik, pada modul ini juga ada dua demo yang kuikuti. Satunya ketika para dokter dan mahasiswa kedokteran turun kejalan untuk menolak UU Prodi DLP (yang seharusnya saya jadikan tulisan namun belum kesampaian karena laptop rusak) dan satu lagi (besok sih) demo 4 November.

OOT ya. Balik lagi ke modul repro. Modul ini adalah modul yang menjadikan mahasiswa kedokteran menjadi sebenar-benar mahasiswa kedokteran. Lah iya, cuma di modul ini, pertanyaan yang muncul setelah kuliah menjadi banyak dan macam-macam.Sebagian menjurus ke keluhan pribadi (mungkin) namun ada juga yang mengangkat isu yang beredar di masyarakat. Karena permasalahan medisnya sudah menyasar ke permasalahan utama. Kekhawatiran mengenai kanker mulut rahim, kanker payudara, toksoplasma, mandul, bayi tabung.. semua di bahas. Kuliah obgyn sampai 3 episode (alias 3 hari) saking banyaknya materi yang mesti dipelajari.

94931-004-4ded6ad1

Secara keseluruhan enak sih. Nggak begitu meneror batin dan pikiran saya :P. Karena organ-organ dalam modul ini sudah pernah dibahas dari zaman biologi SMP SMA dan masalah embriologi dan sebagainya sudah dipelajari di semester tiga. Yang paling penting dari modul ini adalah bagaimana memperkaya pengetahuan untuk mengedukasi pasien, keluarga, dan juga diri sendiri. Kenapa hal itu begitu penting? Karena kanker pada organ reproduksi merupakan masalah terbesar baik wanita dan pria. Pada wanita dibayang-bayangi dengan ancaman kanker serviks dan payudara, sedangkan pada pria ada kanker prostat.Read More »