Romantisnya Mama Abah [Family Trip, Mei 2014 Part 3]

Tahun ini bakal jadi yang ke-20 tahun kebersamaan Mama-Abah. Tentu saja aku ingat, soalnya tahun ini umurku 19 tahun (13 Juli nanti kasih kado yaa :D). Sepanjang 2016 sudah jadi tahun yang berkesan, salah satu pencapaiannya adalah bisa jalan-jalan back-packeran bareng meskipun perginya ke Jakarta dan mainnya ke Mall. Kalau dulu, mau jalan-jalan pasti ribet karena ada tiga anak yang mesti di atur-atur. Sekarang, kami sudah bisa jalan sendiri, Mama-Abah tinggal jalan santai di belakang sambil pegangan tangan 🙂

IMG-20160507-WA0018

Pas packing, tas mama dan abah digabung jadi satu dalam ransel besar yang digendong abah, jadi mama tinggal bawa tas kecil. Kadang-kadang malah ketika ransel ditinggal di hotel,  Abah yang membawakan tas mama saat jalan-jalan.

IMG-20160508-WA0016
Aku udah kayak papparazzi haha

Dan, meskipun sudah 20 tahun rumah tangga, mama abah selalu kelihatan seperti yang baru pacaran.Read More »

Mama Nekat! [Family Trip, Mei 2016 part 1]

Sebelum beranjak menjadi Juni, mau ngeshare liputan jalan-jalan keluarga bulan ini!

Untuk pertama kalinya.. Jalan-jalan ala backpacker!

Sama-sama keluarga!

Meskipun sebenarnya kalau dipikir-pikir ga backpacker amat, cuma gayanya doang masing-masing bawa tas, tapi tidurnya tetap di hotel, jalannya teteup ke Mall 😀

Bisa jalan-jalan bareng itu sudah benar-benar diluar imajinasi. Mungkin karena selama ini aku sudah bosan dengan tawaran “mau jalan-jalan kemana kita? Luar kota?” yang selalu kujawab dengan tidak minat, berpikir bahwa kali ini pun tidak akan terjadi.

Aku suka berpergian, kemana saja. Dan karena keluarga kecilku masing-masing sudah tumbuh, sepertinya sulit menyamakan jadwal dan kayaknya aku yang paling susah disamakan jadwalnya karena mesti ingat bahwa libur cuma 1/6 minggu, dan kalau ambil hari kuliah bakal sulit, sulit izinnya, sulit merelakan absennya, hehe. *padahal sudah pergi sendiri sama teman-teman 4x keluar kota selama di FK.

Tapi hari itu, menyambut libur beruntun, mama membuka obrolan.

“Mau jalan-jalan kemana kita?”

“Terserah~” Jawabku, tidak antusias. Dan sebenarnya aku lebih tertarik untuk ngereview slide, pura-puranya belajar. Kardio loh, mana tau kalau sudah tekun dari minggu ke2, bisa dapat hasil yang maksimal.

Eh, setelah itu mama bilang, “Ke Jakarta yuk.”

Whaaaat?!Read More »

Bulan Sabit Kedelapan

Siang! Huah, kurang lebih beberapa jam lagi, tepatnya besok pagi, bakal menghadapi ujian modul kedua untuk semester 2! (RENAL TERROR~). Sekarang lagi persiapan sih, tapi entah kenapa ada sesuatu yang bikin galau jadi pengen ditulisin dulu disini.

Eits, bukan galau nunggu jodoh kemudian sampai menghitung berapa kali periode bulan sabit ya. Judul itu adalah judul kumcer yang baru launch dari BEM Universitas Bengkulu. Kontributornya diambil dari pemenang dan peserta lomba Unib Berkarya yang pernah kuceritakan tempo dulu (maksudnya berbulan-bulan lalu. hehe. Iya, sekarang baru ada kejelasannya setelah terakhir dijanjikannya saat seminar bersama kurniawan gunadi > penulis buku Hujan Matahari).

Dan, sebenarnya aku mau berbangga hati sedikit, karena menurut pengunguman yang lalu, cerpenku jadi cerpen terbaik dan jadi juara satu. Yang judulnya Selamanya Sejawat, yang juga pernah kutulis behind the scene menulisnya disini.

Dijanjiinnya piala, sertifikat dan bukunya. Lumayan walaupun ga ada uang pembinaan (kan ini lomba, pake pendaftaran pula, hehe) karena ini masih acara mahasiswa. Tapi kemudian muncul rasa galau, ini kumcernya kapan terbit ya?Read More »

2015 in review

Wii, belum aja bikin postingan 2015 rewind ternyata wordpress udah deluan ngepost haha. Sip sip, kece lah laporannya. Semangat ngeblog teman teman semuaa 🙂

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Satu kereta gantung di San Francisco mengangkut 60 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 820 kali di 2015. Jika itu adalah kereta gantung, dibutuhkan sekitar 14 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

English Please!

Hello hansips, this is me, fira. I know its too early to post something

security.gif
Maskot hansip?

(my daily post-time is above 11 p.m hehe), but there is something that i want to tell you guys. Or at least share something to you guys.

For you who indonesian and have already read my NODE post (part 1, 2 and 3), you will know whats going on. After my package going in one of NODE’s video, i recieve huge of appreciation from foreigns people in instagram. Later i realized that my wordpress  unexpectedly visited by them too! Not just US but european and japan, and other countries.

Screenshot_2015-12-26-12-32-25Read More »

About.me

Rasanya libur ditengah minggu itu : Luar biasa…

1439223981693
Satu-satunya selfie yang berani saya ambil dikampus. Kalau yang lain biasanya rame-rame, cuma ini yang pure selfie narsis 😛

Hai hai, perkenalkan saya Fira. Nama penanya Fira firdaus dan nama aslinya *****fira, hehe. Status : single. Anak sulung dari 3 bersaudara, cucu tertua di keluarga besar (punya sepasukan sepupu yang masih kecil-kecil). Sekarang semester 3 di FK Universitas Bengkulu. Dulu cita-citanya jadi dokter forensik, tapi sekarang pengennya jadi ahli fisiologi Doakan sajalah kuliahnya cepat selesai dan bisa pindah ke turki.

Jadi, post kali ini membicarakan tentang saya saja ya? Untuk mengisi laman di categories about.me 😀

Read More »

Unib Berkarya! [BTS : Selamanya Sejawat]

Mungkin banyak yang belum tahun kampus kami, kampus paling ujung dan cukup terisolir (mesti lewat jalan batuan. Kalau sekarang malah mesti lewat jalan offroad! *untung ga ada yang nonton kayak offroad jenggalu, hihi. Wah bagian ini malah jadi lebih mengasyikkan daripada BTS-nya sendiri, hehe. Meskipun begitu, sekarang sedang dibangun jalan yang lebih bagus). Terisolir kampus tapi ga membatasi kami berkarya dong? Berkarya di jalan dan bidang masing-masing, demi memperkenalkan kampus tercinta!

Meskipun kebanyakan dari kami memperkenalkan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu lewat acara-acara pengabdian masyarakat dan acara lainnya, kami per individu juga banyak mengikuti lomba-lomba. Yah, untuk mengenalkan kampus kami inilah. Apalagi ditingkat lokal alias universitas kami ini dikenal sombong-sombong, nggak keliatan dimana-mana. Mahasiswa kupu-kupu katanya.

Makanya pas liat poster ini langsung tertarik,

12105929_917344978321053_1849843737873947268_n

Apalagi lombanya diperpanjang, huehehe. Dari deadline tanggal 15 jadi tanggal 22 (hari ini). Seminggu tuh!

Tapi dari 4 halaman yang sudah dikerjakan, cuma nambah dikit banget wkwk. Baru di boost malam ini dengan mengorbankan cerpen rindu.

Hei hei, tapi tak pa lah, ini cerpen tentang FKIK. Meskipun ceritanya sama tidak nyambungnya dengan yang cerpen waiting lesson, hehe.

Baca ya, bacaaa 😀Read More »

Selamanya Sejawat

Namaku Suci, 22 tahun.

Mahasiswa semester sembilan fakultas kedokteran Universitas Bengkulu.

Oke, oke, aku tahu apa yang ada dalam pikiran kalian sekarang. Aku memang termasuk mahasiswi tua—nyaris dapat julukan mahasiswi abadi karena belum juga menyandang gelar S.Ked. Empat tahun setengah sudah kulewati dengan berputar-putar di kampus, memperhatikan teman-temanku lalu-lalang mengurus skripsi atau malah ujian UKDI[1] terakhir—maksudnya ujian terakhir yang harus dilangkahi untuk menjadi seorang dokter.

Tapi apa boleh buat, kecelakaan yang terjadi padaku tahun lalu membuatku harus mengulang beberapa modul[2]. Bersama adik tingkat tentunya. Karena malu, aku biasanya duduk paling belakang.

Seperti saat ini.

Memperhatikan warna-warni mobil yang terparkir didepan gedung kedokteran, mengabaikan dokter[3] yang sedang kuliah tentang biokimia. Wajahku ditiup angin semilir pendingin ruangan. Ketika aku hampir meletakkan pipi di meja, dokternya sudah bilang assalamualaikum, pamit. Serentak tanpa dikomando peserta kuliah lain langsung bergerak berdiri dari kursinya dan satu persatu pulang. Wajar saja, sekarang sudah jam 4 sore. Dokternya kadang suka keasyikan.

Dan lagi, beberapa hari terakhir ini anak-anak baru lagi seru-serunya ngobrol tentang hantu.

Katanya ada hantu di gedung ini.
Read More »

Shortcut?! [BTS : Waiting Lesson

Ini dia cerita mengenai cerpen yang barusan di upload..

Dahulu kala, disebuah kota kecil hiduplah seorang perempuan yang amat cantik..

Hadeh, apa ya lanjutannya? Nggak mood main-main deh, lanjut aja BTSnya.

Sebelumnya mohon maaf atas kerandoman cerita barusan. Bukan hanya random tapi saya sebagai penulis juga mohon maaf atas kedangkalan cerita. Cuma sebuah cerita tidak menarik mengenai perjalanan menunggu. Begitu.

Ceritanya saya tertarik ikut lomba cerpen bulan-bahasanya UGM, ini posternya >>

1444013683486

Yah, semua lomba saya pengen ikuti kan, (tunggu cerita di Kegilaan Oktober selengkapnya!) Jadilah akhirnya saya ikut-ikut mamay (Maya, red) ke BNI dan transfer duit. Pake rekening maya karena atm saya sudah defisit, hihi (nunggu duit beasiswa cair lagi atau menang lomba! 😀 ) Tanpa bersalah menambah satu lagi beban di pundak padahal tanggal 24 masih ada satu fokus yang ga bisa di skip aja. Read More »

Waiting Lesson

0b764ce9b1cf0a06ea5fb408a9709963Gadis berambut pendek sebahu dengan dandanan seragam SMA yang tampak kucel sedang duduk dibelakang kemudi. Wajahnya terlihat bosan dan muram. Teringat dibenaknya ucapan mamanya pagi tadi. “Sya, seminggu ini habis pulang sekolah tolong antre bensin ya?”

“Lho, kok Tasya sih ma?” tanyanya dengan kening berkerut.

“Habis, Papa ke Jakarta dan sopir mama lagi pulang kampung. Kamu tolongin ya?”

“Nggak ah ma, sibuk!” tolak Tasya. Mamanya ikut mengerutkan kening.

“Emang Tasya mau, jalan kaki kesekolah?”

“Tasya mau kok,” kata Tasya bersikukuh. Ia tidak akan mau mengantre bensin sekarang, besok ataupun lusa. Soalnya beberapa hari terakhir antrean bensin memblundak. Melihatnya antreannya yang panjang saja Tasya muak. Apalagi kalau harus ikut-ikutan. Ogah!

Krisis bahan bakar telah membuat seisi kota kecil ini berebut untuk mengisi bahan bakar mobil dan motornya masing-masing. Apalagi ketika pemerintah mengabarkan bahwa harga bahan bakar akan dinaikkan, karena subsidi tidak lagi mampu membiayai kenaikan harga bahan bakar dunia, duh, orang-orang jadi makin kalap berurusan dengan bahan bakar. Kasus penimbunanpun menjadi tren.Read More »