MAS GAGAH JANGAN PERGI.. [KMGP Movie Review]

 

Assalamualaikum!

Sudah nonton film Ketika Mas Gagah Pergi?

Kalau belum, segerakanlah!

Beneran deh. Apalagi abis baca review satu ini. Siapa tahu pas kalian baca, hari itu merupakan last day show-nya film ini.

Panik? Harus! Apalagi untuk semua fans cerpen dan novel Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP), yang sudah menunggu bertahun-tahun (ceritanya ditulis tahun 1992, kemudian diterbitkan pertama kali tahun 1997) untuk melihat Mas Gagah dalam tampilan nyata.

Huru-hara gara-gara isu “hari terakhir” itu kurasakan minggu lalu (24/01/16). Mama dapat kabar kalau hari itu adalah hari terakhir pemutaran film KMGP, TERAKHIR. Sebenarnya aku agak tidak percaya kalau hari itu hari terakhir, mengingat film ini baru masuk dua atau tiga hari yang lalu. Masa iya sih, film sebagus itu! Tapi informan mama itu orang yang benar-benar terpercaya, jadilah kami NGEBUT dalam perjalanan Kepahyang-Bengkulu untuk mengejar show terakhir jam 9 malam.

Jalan pegunungan. Berkelok-kelok. Malam. Basah oleh air hujan.

Demi Mas Gagah!

Pun setelah kurang lebih satu jam setengah melintasi jalur Kepahyang-Bengkulu Tengah-Kota Bengkulu, kami tidak sempat pulang dulu kerumah untuk istirahat atau ganti baju.

Capcus ke bioskop!

Gara-gara tidak percaya bahwa kami benar-benar akan menonton KMGP malam itu, aku jadi kalang kabut mencari jilbab didalam mobil. Aku yang cuma pakai daster terpaksa mengobrak-abrik koper untuk mencari baju yang pantas, hihi. Mama dan adik-adik sudah turun terlebih dahulu dan naik ke lantai 3 menuju bioskop. Salahku sendiri tidak percaya bahwa kami dapat mengejar last-show ini, jadinya bingung sendiri.

Ini dia penampilanku malam itu 😀

Kelihatannya sih biasa aja pakaiannya. Warnanya aja yang nggak nyambung ya? Tosca memangnya masuk sama cokelat? 😀 Mestinya aku berfoto dari atas sampai bawah, soalnya sepatuku itu kets warna abu-abu! Haha. Ga nyambung banget kan!?

Apapun penampilannya, nontonnya tetap Mas Gagah dong… 🙂poster-film-ketika-mas-gagah-pergi.jpg

Baca lebih lanjut

Iklan