Imun Terror

Hai hai, balik lagi di Terrortheseries.

Sebagian tulisan awal ditulis di awal modul, sedangkan pas melanjutkannya sekarang, itu sudah akhir minggu ke 6 modul, malah seharusnya sudah modul baru, yaitu Hemato-Onkologi. Libur sih. Akhirnya libur sehari T.T. Selamat hari buruh internasional!

Sekarang, aku lagi di modul Infeksi dan Imunologi. Modul kedua terakhir yang 6 sks. Atau modul kedua di semester 6. Di FKIK UNIB yang sistemnya modul (bukan blok seperti kebanyakan kampus lain di Indonesia), dari awal semester 2 modulnya sudah 6 sks semua, dan berjalan sampai semester 6. Artinya tinggal satu modul lagi nanti, modul Hemato-onkologi, lalu semester 7-nya diisi dengan modul pendek dengan 2 sks. Ngomongin sks ini juga mungkin akan beda penyebutannya dengan sistem fakultas lain. Mungkin akan kujelaskan lain kali.

Kalau mau kepo jadwalnya bisa disini.

16468.jpg

Baca terrortheseries lainnya disini

Muskuloskeletal | Gastrointestinal | Renal | Kardio | Respirasi | Metabolik Endokrin  | Reproduksi | Syaraf Jiwa | Penginderaan

Sebenarnya, tujuanku memulai pengantar dengan menjelaskan modul tersebut, itu mau menjelaskan kenapa banyak sekali mahasiswa di modul ini. Memangnya berapa? 140 orang! Itu sudah termasuk banyak untuk FKIK UNIB yang satu angkatannya 50-60 orang saja (Fyi di kampus yang akreditasinya A sesuai aturan, satu angkatan bisa sampai 500 orang).

Ramai, karena untuk modul infeksi imunologi semester 6 ini, yang ikut seharusnya anak angkatan 2014, dan angkatan atas yang mau perbaikan atau ambil modulnya. Tapi karena perubahan sistem akademik FKIK UNIB, perubahan ‘pengampu’ dari FK UI menjadi FK UNDIP, jadinya anak-anak semester 2 yang kalau dijadwal lama itu seharusnya mengambil modul Biologi Molekuler, sekarang jadi ambil modul Infeksi dan Imunologi. Alhasil, dicampurlah kelasnya menjadi satu kelas besar. Rekor.

Belajarnya jadi di aula. Ruangan kuliah lain jadi sepi, hehe. Tapi pada beberapa pembahasan materi, harus dipisah. Soalnya pemahamannyakan juga berbeda.


Balik lagi tentang infeksi imunologi, jadi modul ini belajarnya tentang 2 subjek yang berkaitan, infeksi-dan-reaksi imunologi. Infeksi ya, segala jenis kuman dan kawan-kawannya yang bersifat patogen (berbahaya) bagi tubuh. Seperti virus dengue, parasit Plasmodium falciparum, bakteri Salmonella typhi yang sering menyebabkan penyakit pada manusia. Tahu kan, apa aja penyakitnya? Yup, DBD, malaria dan typhus (bacanya demam typhoid ya). Sedangkan reaksi imun ya menjelaskan tentang bagaimana respon tubuh menghadapi si kuman-kuman tadi!

Yang unik di imunologi ya, bagaimana terjadinya alergi. Kok bisa ya sistem imunitas tubuh menyerang diri sendiri? Kalau di teori, ada 4 jenis hipersensitivitas (Seperti namanya, ini berarti imunitas yang tingkahnya hiper, berlebihan). Yang keempat-empatnya walaupun tahu mekanismenya tapi yang memicu belum jelas. Banyak teori tentang genetik, bermacam-macam gen yang diturunkan, serta penelitian-penelitian mengenai persentase anak dengan orangtua yang menderita rhinitis alergika/asma/dermatitis atopi.

Jujur untuk Infeksi-Imun ini balik ribet lagi kayak semester 2. Yang ada modul Sel-Genetika dan Biologi-Molekular. Enaknya bareng anak-anak baru, mereka masih semangat banget belajar dan hapalannya mengenai kedua modul tersebut masih fresh. Kalau di foto pas lagi kuliah, pasti tampak perbedaannya yang mana yang semangat kuliah sama yang diam-diam ngetik skripsi di bangku belakang >.< *termasuk saya haha.

Meskipun modulnya sama, ada juga beberapa perbedaan untuk Imunologi semester 2 dan 6. Salah satunya bahasan pemicu untuk diskusi kelompok. Plenonya juga yang awalnya digabung, pemicu selanjutnya dipisah karena tidak efektif. Selain itu juga di semester 6 karena ada kkd, jadi lebih sering pulang lama T.T. Yah setidaknya kami tidak ada tambahan praktikum farmakologi, hehe.

Nah, membahas praktikum juga seru, karena orangnya sebanyak itu dan kami cuma punya 1 lab basah dan 1 lab kering yang tidak mungkin dimasuki 100 orang sekaligus :D. Alhasil jadwalpun dipisah jadi kelompok kecil lagi. Ketika ujian praktikum tidak begitu ribet sih, soalnya jadwal semester 6 dan 2nya dipisah.

Hasil ujian lumayan lah. Setidaknya tidak ada remedial. Beruntung banyak libur dibulan April :D. Aku juga sebenarnya tidak begitu percaya diri dengan pemahamanku tentang imunologi, tapi setidaknya buku fotokopian Imunologi Dasar Abbas banyak membantu 🙂

Begitu aja deh. Ada banyak sekali yang mau diketik di blog, mengingat terakhir nulis sebulan yang lalu! Cuma gara-gara skripsi rasanya jadi bad mood menulis, haha. Skripsinya deadline bulan ini, kalau tidak bisa terlambat lulus. Huhu. Doain ya 😀

Acara-acara keren selama modul Infeksi-Imun

1490498279451.jpg
(26/3) Bengkulu Run 10k! Bisa finish dengan waktu 1:31:11. Lama yah? Semoga bisa lari lebih cepat lagi bulan depan!
17554196_10212936269190997_8819188549207113621_n
(26/3) Kopdar BOBE Ke8. Kopdar ke-9nya di Kantor Gubernur loh. Lebih keren, tapi sayanganya aku lupa ada acara MUBES tanggal segitu. Maaf ya
Jpeg
(1/4) Acara Medsosia pertama FKIK UNIB. 8 topik sekaligus! Mau bikin liputannya tapi tak kuasa
Iklan

2 thoughts on “Imun Terror

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s