Sabtu Ceria, Upgrading Pengurus BEM! [LEADER CAMP BEM KBM FKIK UNIB 2016]

“Leader Camp itu apa?”

-Itu, pertanyaan polos yang kuajukan pada diri sendiri beberapa hari yang lalu ketika Zahfran nge-share ajakan rapat buat Leader Camp. Dari sekian banyak program kerja PSDM (bidang kaderisasi BEM), rasanya yang satu ini belum pernah kudengar. Kalau LDO-Latihan Dasar Organisasi sih, aku sudah tahu karena udah 2x diadakan ketika masa kepengurusanku.

*Atau aku saja yang nggak merhatiin penjabaran proker mereka pas muker ya? hehe

Apa itu Leader Camp? Leader Camp adalah suatu program kerja terbaru dibawah pimpinan bang Nandawan selaku Gubma kita, yang mendasar pada Upgrading BEM, meningkatkan konsistensi dan kapasitas kita sebagai kader lokal.

Isi pesan di Line pun bikin penasaran. Kira-kira acaranya bagaimana ya?

Lokasi Leader Camp kali ini adalah Pantai Pasir Putih didekat hotel Pasir Putih. PATUNG GAJAH, yang menjadi ikon pantai bagian ini juga disebut-sebut, hehe. Ya mau bagaimana lagi kalau dibilang pantai saja, di Kota Bengkulu saja garis pantainya saja sekitar 20km. Jadi jika dikatakan ‘ngumpul di pantai’ bisa menimbulkan banyak miss presepsi.

Leader camp_1831.jpg
Pembukaan

Padahal waktu masih pagi, tapi sudah banyak yang berkumpul. Setelah pembukaan singkat, semua anak BEM yang datang diajak turun. Aku yang memakai kets memilih membukanya daripada susah nyuci XD. Rupanya games pertama adalah lari berkelompok dengan kaki diikat. Gara-gara games ini sepertinya kebanyakan orang memilih untuk buka sepatu, soalnya kalau kaki temannya diinjak kan lumayan :P. Kelompoknya perdivisi, jadi aku, Bang Agi, Panji dan Maya dari divisi KIK langsung menyusun strategi selagi kloter pertama heboh. Ketika gladinya, terasa mudah. Juga ketika anggotanya ditambah dengan Kak Isti (Sekretaris BEM), kami masih bisa membayangkan gerakan kakinya.

Oh iya, sebenarnya divisi KIK itu berenam, tapi Ririn dan Rifi sedang absen hari itu. Lanjut pada saat giliran kami, line upnya jadi -> Panji-Maya-Kak Isti-Aku-Bang Agi. Kupikir bakal lancar saja, kayak bakiak. Nyatanya? Sakit men! Tali orang Indonesia (baca: tali rafia) benar-benar menyakitkan kaki. Bukannya teriak satu-dua seperti kelompok lain, aku malah sibuk teriak kesakitan sendiri. Lalu mulai pesimis. Pengen berhenti ditengah jalan kemudian buka ikatan, guling-guling sampai laut. #lah

*update 2017, ada nih fotonya 😀

1480819641339.jpg
kloter 1
1480819650998.jpg
Kloter 2
1480819643230.jpg
Kalau jatuh mah gini. Uduh sakit pasti T.T

Tapi nyatanya kami menang lho. Masuk final. Difinal, sebelum garis finish gerakan kami goyah dan bagian tengah jatuh. Ikatan di kaki Isti malah sampai lepas keduanya. Tapi meskipun begitu kami tetap di nobatkan sebagai juara 3, karena satu divisi lain ketinggalannya masih amat jauh.

Games kedua adalah membuat menara, yang kata moderator (aka. Zaf), akan jadi yang pertama dibuat di Sumatera. Yang berhasil sebelumnya anak-anak FK Universitas Cendrawasih katanya. Ya sudah kami dengarkan rencananya. Rupanya disuruh membuat menara 3 tingkat dengan posisi. Omaigat. Belum apa-apa aku sudah cemas dengan nasib siapapun yang akan menopang badanku. Meskipun begitu kayaknya aku juga nggak sanggup kalau ditaruh di bagian paling bawah, jadilah seperti ini,

leader-camp_140
Pengarahan dan pengaturan posisi 😀
leader-camp_121
Baris kedua!!
s__4808709_0
Yatta! Jadi! Meskipun bagian pinggir kiri masih berantakan.. Kanan strong! Lihat ekspresi menderita dan bahagia yang bersatu pada foto ini.

Nurul.. bisa-bisanya kamu perpose 😀

Btw foto ini mungkin yang terbaik dari 5 kali percobaan, karena yang sebelumnya terjadi adalah..

roboh,

goyah,

bagian atas naik menghentak, sehingga bobotnya tidak bisa ditahan oleh pondasi, jatuh semua.

Dengan permainan sesimple (sekaligus memberatkan… dengan arti sebenarnya :D) banyak sekali filosofi yang didapat.

Setelah itu, melanjutkan permainan saling-tanggung-beban, kami memainkan game yang pernah dimainkan sebelumnya oleh angkatan 2014 (makrab tahun 2014) dan 2016 (lkmm). Yaitu saling duduk-menduduki dalam posisi melingkar.

omaigat.

S__4808708.jpg

Tidak perlulah dijelaskan bagaimana kami mengatur posisi sehingga semua bisa duduk dengan nyaman (plus tremor hebat di kaki kak Nadiah dan beberapa orang lain termasuk aku) selama 1 menit. Tidak bisa memecahkan rekor anak-anak angkatan 2016 sih, tapi lumayan juga, dengan komposisi yang tidak seimbang seperti itu.

Selanjutnya, karena pemateri sudah datang, akhirnya kami duduk melingkar mendengarkan materi dari Bang Fahrur Rozi, Mantan Sekwil 1 kepengurusan tahun lalu, bosnya saya pas masih di pengmas wilayah!

Materinya seputar Peningkatan Kaderisasi Lokal. Tentang komitmen organisasi, mengapa melemah ditengah? Pengkaderan, siapa yang akan melanjutkan tanggung jawab kita nanti? Juga mengingatkan pada kami bagaimana pentingnya organisasi, ditinjau dari soft skill yang nantinya diperlukan saat Koas (Co-Asisten, sebutan buat mahasiswa klinik di rumah sakit).

Pada saat tanya jawab, sempat disinggung masalah alur pengkaderan di kampus yang sedikit kacau dan bagaimana mengatasinya.

leader-camp_5413

Selesai materi tersebut, kami makan siang. Lalu ishoma. Sampai jam dua lewat, barulah melanjutkan materi Komitmen dan Konsistensi Organisasi oleh Bang Gandar. Abang ini merupakan mantan Gubernur Mahasiswa legendaris (menurutku) yang sampai sekarang masih aktif mengawasi kinerja pengurus.

26237

Gerimis kecil sedikit mengiringi diskusi kami pada sore itu. Sama seperti Bang Rozi, Bang Gandar juga mengharapkan agar kami tetap menjaga komitmen kami pada organisasi.

Waktu semakin sore saat kami akhirnya games lagi! Kali ini bermain air, satu orang mengambil air dipantai lalu airnya digilirkan lewat saluran-saluran dari botol Aqua yang dibelah dua. Gampang-gampang susah. Aku sepertinya lebih banyak menumpahkan air daripada menampung XD. Makanya setelah itu aku memilih untuk mundur saja dan membiarkan Hara menggantikan :D. KIK (plus kastrat) menang juara dua. Pengmas (dengan line up Burlian-Triba-Raudah-Nurul) tidak terkalahkan dengan kombinasi lari Burlian yang tidak terkejar, kekompakan dan tangan besar Triba yang menampung air banyak sekali.

Selagi PSDM menyiapkan permainan selanjutnya, beberapa orang bermain air. Ada juga yang mencari kerang. Anak-anak cowok bergantian menggotong satu sama lain, yang dimulai menceburkan gubma-Bang Nandawan, kemudian Soni, Burlian (sudah tercebur sendiri sih), kemudian Redha (meskipun melakukan perlawanan tetap kalah juga kalau sudah beramai-ramai). Yang cewek tidak cebur-ceburan, tapi ada dua orang yang sudah amat basah gara-gara main sendiri diujung 😀

Setelah cebur-ceburan para anak cowok-dan tidak jadinya games lanjutan (diganti dengan waktu bebas untuk anak BEM agar lebih mengenal alam #lah) akhirnya kami berkumpul untuk penutupan. Bukan para pemenang games tadi yang diumumkan, melainkan apresiasi pada staff terbaik perdivisi, staff terbaik umum dan divisi terbaik. Agar semuanya terpacu untuk memberikan yang terbaik pada saat-saat terakhir, Bang Nandawan juga mengingatkan, bahwa akan dipilih staff terbaik pada akhir kepengurusan kelak.

s__2596874
Kelebihan acara di pantai, kalau bosan tinggal bangun menara pasir sendiri! *liat Isa

Siapa divisi terbaik? Kupikir yang bakal dapat Minbak, atau PSDM dengan seabrek proker yang sudah mereka jalankan dengan keren, atau Pengmas, yang sudah berminggu-minggu melaksanakan HPP. Tapi rupanya KIK.

Uweeh!

Rupanya kerja keras kami memenuhi deadline dan permintaan desain diapresiasi luar biasa oleh pengurus inti!

S__9568262.jpg
Juga pekerjaan sepanjang tahun : update medsos!

Alhamdulillah 😀

Ah, coba KIK datang formasi lengkap. Mungkin bisa pergi makan-makan dulu kita XD

Terima kasih untuk hari ini! 😀s__125468685

Semoga dengan adanya upgrading ini kita bisa lebih kompak, bukan cuma untuk 3 bulan akhir kepengurusan, tapi juga tahun-tahun seterusnya, meskipun estafet kepemimpinan berpindah pada pundak-pundak yang lainnya.

Oh iya, pada sesi cebur-ceburan sebelumnya cuma Amir yang selamat. Tapi setelah foto diatas, dia akhirnya diseret dan diceburkan juga 😀

s__125468677
KIK! Minus Ririn dan Rifi!
s__125468683
Gubma dan sekretarisnya, Bang Nandawan dan Kak Isti ❤
26324
KIK dan Inti BEM!

PS : terimakasih banyak buat Panji, yang sudah nebengin pergi-pulang. Arigato bos!

PSS : saking asyiknya hari ini, aku baru nyadar di pergelangan kakiku ada memar gara-gra tali rafia tadi pagi, dan seluruh ekstremitas pegal, plus, wajah terbakar dan tangan (baru nyadar pas ngetik) yang menghitam -_-

#BEMKBMFKIKUNIB
#LEADERCAMP
#NTAPZSOUL

Iklan

5 thoughts on “Sabtu Ceria, Upgrading Pengurus BEM! [LEADER CAMP BEM KBM FKIK UNIB 2016]

  1. Kayaknya kalo setahun organisasi yang paling ditunggu ini deh 😂

    Yang bakiak itu memang sakit banget kalau cuma pake rafia. Pakai kain atau diganti jadi sandal bakiak berantai lebih nyaman. Dan seperti biasa kalau kamu ikut foto pasti selalu photobombing ya haha

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s