REPRO TERROR!

Sesuai dengan judulnya, kali ini fira mau bahas modul ke-18 bagi anak-anak angkatan 2014. Reproduksi!

Cakep ya angkanya, pas untuk modul bahasan dewasa! Hehe.

Sebenarnya agak galau mau bahasnya. Disini. Juga galau buat melampirkan gambar, haha.

Kalau di diskusi kelompok dan kuliah sih, sudah hampir terbiasa dengar macam-macam karena materinya memang itu. Mulai dari organ reproduksi, fisiologi ini itu, persalinan, menstruasi, kontrasepsi, dan lain-lain. Saya yang polos pun mulai membiasakan diri (ceh sok polos) dan berusaha menanggapi dengan bijak. Bukan nyengir dan ketawa malu-malu lagi, tapi memikirkan masalah yang mendasarinya.

Jadi, apa perlu diceritakan disini? Gambarnya dilampirkan saja ya, sekalian edukasi. Rasanya yang ngeblog disini sudah pada dewasa semua kan πŸ˜€

3 minggu di modul ini memang luar biasa. Selain materi kuliahnya yang menarik, pada modul ini juga ada dua demo yang kuikuti. Satunya ketika para dokter dan mahasiswa kedokteran turun kejalan untuk menolak UU Prodi DLP (yang seharusnya saya jadikan tulisan namun belum kesampaian karena laptop rusak) dan satu lagi (besok sih) demo 4 November.

OOT ya. Balik lagi ke modul repro. Modul ini adalah modul yang menjadikan mahasiswa kedokteran menjadi sebenar-benar mahasiswa kedokteran. Lah iya, cuma di modul ini, pertanyaan yang muncul setelah kuliah menjadi banyak dan macam-macam.Sebagian menjurus ke keluhan pribadi (mungkin) namun ada juga yang mengangkat isu yang beredar di masyarakat. Karena permasalahan medisnya sudah menyasar ke permasalahan utama. Kekhawatiran mengenai kanker mulut rahim, kanker payudara, toksoplasma, mandul, bayi tabung.. semua di bahas. Kuliah obgyn sampai 3 episode (alias 3 hari) saking banyaknya materi yang mesti dipelajari.

94931-004-4ded6ad1

Secara keseluruhan enak sih. Nggak begitu meneror batin dan pikiran saya :P. Karena organ-organ dalam modul ini sudah pernah dibahas dari zaman biologi SMP SMA dan masalah embriologi dan sebagainya sudah dipelajari di semester tiga. Yang paling penting dari modul ini adalah bagaimana memperkaya pengetahuan untuk mengedukasi pasien, keluarga, dan juga diri sendiri. Kenapa hal itu begitu penting? Karena kanker pada organ reproduksi merupakan masalah terbesar baik wanita dan pria. Pada wanita dibayang-bayangi dengan ancaman kanker serviks dan payudara, sedangkan pada pria ada kanker prostat.

Di modul ini juga benar-benar di tekankan bagusnya menikah yang sah dan tak ganti-ganti pasangan dan betapa mengerikannya akibat dari “main-main” dan free sex. Uterus itu bagiannya ada yang disebut fundus (kepala), corpus (badan), istimus (rongga yang menyempit) dan serviks (mulut). Bagian yang paling sering kena kanker ya bagian serviks, karena bagian tersebut adalah bagian yang terpajan saat melakukan hubungan badan. Kalau ada bakteri, jamur, virus dan sebagainya, cepat sekali tertularnya. Patogenesisnya ribet, tapi saling berhubungan satu sama lain.

Bagusnya, ada banyak skrining yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut, meskipun rasanya bakal sangat tidak nyaman, tapi Fira sendiri menyarankan pada pembaca untuk rajin diperiksakan ke dokter apabila merasakan “sesuatu” pada badan anda, terutama alat reproduksi dan payudara. Penyakit bisa dicegah keparahannya dengan skrining. Mencegah lebih baik daripada mengobati kan?

pap smear.JPG
Pap smear, skrining pra kanker

Untuk laki-laki, yang dipelajari di modul ini ada pemeriksaan cairan semen-nya. Iya, benar-benar diambil semen (bukan semen bangunan! Plis!) dari laki-laki yang disamarkan identitasnya. Kemudian diteliti dibawah mikroskop. Lucu, semuanya berenang-renang mencari-cari, nggak sadar ditontonin mahasiswa. Wkwk. Pemeriksaan prostat sudah dipelajari di modul renal atau gastro. Meskipun pemeriksaannya agak menyeramkan, tapi tidak ada salahnya dilakukan untuk skrining.

DSC00734.jpg
bukan gambar penampakan mikroskop pas praktikum kemarin, tapi mendekati ini…

Untuk perempuan, pemeriksaannya ada yang bisa dilakukan sendiri, untuk kanker payudara. Namanya SADARI. Prosedurnya gampang dan bisa dilakukan sendiri didepan cermin.

SADARI.jpg

Untuk pemeriksaan ini, karena paling gampang (payudara kan memang bagian yang menonjolΒ  dari dada yang isinya hanya kelenjar dan jaringan lemak) terdeteksi si tumor atau kanker. Apabila merasakan ada benjolan, yang konsistensinya berbeda dan juga terlihat ada perbedaan pada kulit atau puting, segeralah pergi ke dokter. Tak usah ditulis panjang-panjang kenapa, pokoknya segera!

Juga belajar untuk pemeriksaan kehamilan, Pap smear, IVA dan pertolongan persalinan. Belajar saja ya, tolong jangan dipertanyakan kemampuannya karena sekeren apapun kami didalam ruang praktikum, masih tidak ada apa-apanya di situasi sebenarnya.

 

Cepat banget rasanya sudah 630 kata! Sebenarnya mau bikin lebih panjang lagi, atau sekalian bikin kasus diskusi dan pembahasannya disini, tapi tidak akan ada habisnya pembahasan. Kesimpulannya sih, modul ini asik tapi pengembangannya begitu luas dan membuatku takut salah dalam menafsirkannya. Minggu ketiga hampir habis, lanjutkan! Minggu ke empat semangat!!

 

P.S : teman-teman yang mau berbagi cerita atau konsul mengenai materi dan pertanyaan seputar masalah reproduksi bisa ditulis di kolom komentar πŸ˜€ Mari sama-sama bagi-bagi rasa ingin tahu dan ilmu disini πŸ˜€

P.S.S : Maafkan saya bila ada salah kata dan tulisan serta penjelasan diatas. Koreksi sangat diharapkan dari pembaca sekalian.


Terror the series ini sebenarnya sebagai rekapan “apa sih yang menarik” dari modul-modul yang sudah kulewati. Mulai dari modul muskuloskeletal pada semester tiga, lanjut di line up semester 4 ada modul gastrointestinal, renal, kardio dan respirasi. Lanjut di semester 5 yaitu modul metabolik endokrin dan sekarang reproduksi. Tidak ada maksud menakut-nakuti dengan judul Terror, tapi lebih kepada mengenalkan pada masyarakat awan, gimana sih perjalanan mencari ilmu seorang mahasiswa kedokteran. Semuanya bertahap, rinci (baca juga seputar diskusi kelompok di fk) dan penuh resiko. Meskipun melelahkan namun selalu ada hal baru yang dipelajari, semuanya menjadi bekal hingga kelak mudah-mudahan gelar dua huruf itu disandangkan didepan nama kami πŸ˜€

(dan sebenarnya, sebagai isian blog ini yang lama-lama sepi tulisan karena nggak segencar tahun-tahun lalu nulis cerpen, hehe :D)

 

Iklan

9 thoughts on “REPRO TERROR!

  1. Aku mo nanya dong, sebenernya klo mo promil itu mending di HSG dulu atau usg trans vaginal? Aku udah 2,5 thn nikah tp lum hamil2 huhuhu.. suami prnh cek sperma hasilnya 40% aja yg hidup, pdhl klo mo hamil kan minimal sperma idup mesti 60% kata dokternya. Klo cowok kan cuma cek sperma doang, aku kmrn dicek sm dokter cuma usg luar, katanya gpp, cuma kan biar pasti aku jg mesti periksain lebih lanjut ya

    Suka

  2. wah.. reproduksi ya? hmm.. ini satu- satunya pelajaran biologi SMP yang masih bermanfaat sampai sekarang. hehe.
    saya sih baru menikah 6 bulanan dan sebenarnya pengen cepat punya momongan. tapi ya bagaimana, wong LDM jadi nggak bisa ngeluh banyak sih. mungkin kalau sudah sering ketemu begitu ya jadi kemungkinan untuk jadinya besar. gitu kah?

    Suka

  3. Suka bgt deh, jadi nambah2 nih ilmunya πŸ˜†πŸ˜† seru juga kalau pendidikan reproduksi juga dikenalkan ke anak2 sedini mungkin, jadi saat remaja dan udah dewasa udah bisa bertanggung jawab sama diri sendiri. Jadi kalau menurutku, enggak masalah kamu nulis dan posting foto2nya (sesuatu yg kamu khawatirkan di paragraf2 awal), karena toh semua org butuh pengetahuan ini. Hanya kebiasaan org Indonesia menganggap ini tabu dan tidak layak diberitahukan ke anak2 πŸ˜„πŸ˜„

    padahal kalau bisa jelaskan penting dan bahaya terkait reproduksi ke anak sedari dini, oke tuh pemahaman mereka sedari kecil. Dengan bahasa yg lebih ringan dan cocok utk anak2 kali ya hehe 😊😊

    Btw, salam kenal. Aku komennya kepanjangan πŸ˜£πŸ™

    Suka

    • Salam kenal juga 😊 aku suka yang komen panjang-panjang πŸ˜€
      Kadang-kadang aku pikirnya juga gitu. Apalagi di indo sudah banyak kejadian anak kecil yang kelewat batas. Cuman ya, penyampaiannya mesti bagus, kalau nggak nanti mereka salah tangkap πŸ˜† kayaknya mesti belajar dulu buat hal itu

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s