Kendari Day 6! (LAST)

16/10/16

! Warning ! Banyak foto-foto narsis!!

Pulang! Ah, rasanya masih mau disini. Makan, tidur, jalan-jalan dan lomba. Kerjaan rumah yang dilakukan palingan cuma nyapu kamar, itupun gantian dengan Kak Lingce dan room service. Hidup foya-foya memang selalu menyenangkan :v

Dan lagi, kali ini perginya di minggu keenam. Yang biasanya hanya dihabiskan dirumah, menggerutu dalam hati karena tidak bisa kemana-mana dan hanya punya jadwal harian beres-beres rumah. Nggak keren kalau ditulis di blog. Makanya kali ini aku bersyukur sekali diberi kesempatan berkompetisi sekaligus jalan-jalan ke pulau yang sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Makasih semuanya πŸ˜€

IMG_20161014_171112.jpg

*Mama, Abah, Bagian kemahasiswaan di Rektorat dan yang lain-lain.

Karena check out-nya jam 10 pagi, maka Kak Lingce dan lainnya (yang kayaknya begadang tadi malam) bisa packing dulu. Aku juga, memastikan tidak ada barang-barang yang ketinggalan. Kan repot kalau mau ngambilnya, Sulawesi lho!

P_20161016_083927.jpg

Kemudian jam sepuluh lewat, kami berdua dipanggil kebawah. Rupanya semuanya sudah siap, koper-koper berserakan di lobi yang penuh asap rokok. Bus dan mobil sudah stand by didepan hotel, tinggal naik saja. Tinggal menunggu kami berdua turun, juga. Haha. Padahal yang ditunggu tidur-tiduran saja di kamar, mwehehee.

Kami, para peserta naik ke bus bersama koper-koper. Official naik mobil. Kak Sahara naik motor, eksklusif dengan Bang Indra, hehe. Jam 12 kami sudah sampai di Bandara Haluoleo. Kopernya baris berderet-deret, khas perjalanan kelompok. Aku ketemu dengan Nia, kontingen NTB. Meskipun kami tidak begitu dekat saat hunting dan lomba, tapi ternyata dia cukup asyik diajak ngobrol. Sayangnya pesawatnya sudah mau berangkat, bye!

P_20161016_114905_BF.jpg
Dengan kak Niaaa!

Kak Lingce mengajakku keluar cari makan. Yang lain juga ada yang keluar untuk foto-foto. Karena nggak mau rugi, aku keluar masuk resto sambil mencari yang termurah :v. Dapatlah tempat makan yang nasi ayam 35 ribu. Segitu juga masih mahal sih, tapi itu lebih baik daripada semangkuk bakso 40 ribu πŸ˜€ Sayangnya waktu kami lagi makan, si Dwiki telpon katanya sudah naik ke ruang tunggu. Yang tadi keluar bareng kami juga sudah masuk. Pokoknya suasananya sudah sepi deh di luar. Aku dan Kak Lingce yang panik langsung buru-buru bayar, tidak sempat protes aqua-nya kemahalan. Sampai diruang tunggu ternyata keberangkatan masih lama. YAAAH.

Malah cenderung delay.

Jpeg
Sama Kak Riska-Dangdut!

Oke, pesawat kemudian lepas landas menuju Makasar. Kali itu aku duduk ditengah T.T Diantara Kak Sahara dan Kak Widya. Kak Sahara sibuk mengoleskan minyak di leher, kening, balik telinga.. Wajahnya juga agak pucat. Katanya, saat lepas landas saja rasanya perutnya sudah terguncang-guncang dan mual.

Jpeg

P_20161016_141638.jpg
Kak Sahara – Fotografi (Semangat kak! :D)
P_20161016_141651_BF.jpg
Kak Widya – Pop

Untungnya, setengah perjalanan Kak Sahara habiskan dengan tidur. Aku juga mulai nonton video offline youtube yang sudah aku save sejak dua hari yang lalu. Di luar jendela pesawat terlihat indah sekali perairan sulawesi. Juga ada beberapa pulau kecil dengan pantai berwarna biru jernih. Sayang sekali sebenarnya kalau tidak sekalian eksplorasi wisata laut.

Sampai di Makasar, kami diberi waktu 1 jam sebelum berangkat. Yang belum makan langsung cari makan. Aku, Kak Lingce, Dwiki, Kak Wira dan Kak Putri duduk-duduk saja menghabiskan waktu transit. Selain karena sudah tidak ada uang, repot juga kalau sampai ketinggalan pesawat disini. Nggak repot-repot juga sih, kan bisa jalan-jalan lagi…

#plak!

P_20161016_153257_BF.jpg
Kak Wira – Fotografi hitamputih, dengan kripik pedas yang enak ala makasar.

Meskipun sudah pasang kuping baik-baik, rupanya pengunguman pindah gate tidak kedengaran oleh kami. Aku diberitahu oleh ibu-ibu yang sebelumnya bertemu di gate 5 tadi. Katanya pesawat ke Jakarta berangkatnya dipindahkan ke Gate 4. Hoo. Terima kasih ibu πŸ˜€

Sampai di pesawat, belum ada tanda-tanda Kak Widya, Bang Bakri dan Bang Meiza. Mereka kemana? Kata Kak Riska sih, mereka tadi baru mau beli makan diluar, bareng dia, tapi pas dipanggil mereka nggak langsung ke pesawat tapi ngambil barang dulu. Untungnya, tidak lama kemudian mereka muncul. Pesawat kemudian berangkat!!

Batre hapeku kian sekarat, lupa pula mematikan musiknya saat tidur. Kali ini penerbangannya lebih lama. Kak Sahara mual lagi, jadi Kak Riska (yang sekarang dapat di bangku tengah) mengurut leher dan pundaknya. Aku sendiri juga merasa pusing juga, tapi dengan banyak minum, rasa-rasa nggak enak itu akhirnya hilang juga.

P_20161016_190659_BF.jpg
3x terbang, kami kuat!

Menjelang maghrib, baru kami sampai di Jakarta. Capek sih, apalagi kami harus pindah gate (dan nggak numpang bus seperti biasanya). Kak Lingce juga tidak ikut pulang ke Bengkulu (jam terbangnya tinggi bung!), ada acara pertukaran pemuda lagi di Jakarta. Bukan pergi lagi, hanya melepas saja. Daah Kak Ling!!

P_20161016_211249_BF.jpg
with Dwiki-Baca Puisi. The Brewok dan Rambut panjang-Lebih panjang dari rambutku. Kami satu SMA, satu eskul, tapi ga pernah akrab wkwk. Sekarang aja seminggu rasanya bertiga terus XD

Sebelum masuk ruang tunggu, sekali lagi kami diberikan waktu satu jam untuk cari makan/sholat/ke wc/lainnya. Aku ketemu dengan Bang Yoga, yang baru pulang dari UPH, acara Indonesian Medical Olympiad (IMO). Wih ketemu Sekjen ISMKI! Rupanya kami satu pesawat. Tapi tidak ada tanda-tanda Yayak dan kakak-kakak yang lain yang merupakan delegasi IMO. Bang Yoga kemudian pamit masuk dulu.

*ga ada foto-foto lagi! HP sudah teler πŸ˜€

Aku kemudian cari musholla. Yah, sebenarnya lebih gampang sholat di ruang tunggu sih. Musholla yang ada lokasinya agak jauh, dan aku mesti melewati berbagai godaan dari restoran-restoran. Sadar Fira! Uangmu tinggal 20 ribu! Wkwk.

Jam tujuh, kami sudah dipanggil untuk naik pesawat. Disana aku baru ketemu sama Yayak dan yang lainnya. Ih cie Yayak sudah jadi delegasi bareng kakak tingkat! Kami tidak bisa mengobrol lama-lama, karena kemudian beda kursi. Aku kali ini duduk ditengah (lagi) diantara stranger dan Kak Sahara, yang makin pesimis bisa bertahan karena tadi barusan makan. Benar saja, ditengah perjalan Kak Sahara mengisi kantung kertasnya lagi. Bahkan lebih banyak dari sebelumnya. Kak Sahara cita-citanya ingin jadi photographer-traveller! Harus biasa naik kendaraan umum dan kuat! Semangat kak!

Sepanjang perjalanan, aku baca Laskar Pelangi lagi. Sampai habis, kali ini. Padahal aku bawa 5 buku, tapi yang bacanya sampai tamat Cuma yang ini. Dan, oh ya, saat kami sampai, sekitar jam setengah sembilan, rupanya di Kendari sudah mulai acara penutupan! Sudah ada pengunguman! Yang pertama diumumkan adalah Tulis Puisi. Kemudian tangkai Tulis Cerpen.

Jpeg

Hasilnya…

Tidak juara harapan, tidak juga tiga, dua atau satu.

Yah setidaknya Bang Jem juara harapan dua, Nanda juara harapan 1!

Juara satunya… Wika dari Jogja!

Anak yang hobi ngilang itu… Hebat!

Beberapa orang yang kuperkirakan punya analisis yang tajam dan kemampuan merangkai kata diatas rata-rata rupanya belum beruntung juga.

Kecewa?

Yah, mau bagaimana lagi? Lagipula sastra bukanlah sesuatu yang dapat diprediksi.

Sekali lagi selamat pada para juara!

UNIB tidak pulang dengan tangan kosong, Kak Lingce juara harapan 2 untuk desain poster dan Bang Meiza juara harapan 2 juga untuk tangkai lomba lukis.

*Kontingen Bengkulu akhirnya bikin ribut di Bandara. Lagipula, kami nggak bisa keluar cepat-cepat karena semua koper yang berbaris-baris tadi harus dicek dulu dengan pihak bandara.

Yayak dan kontingen FKIK juga sudah pamit lebih dulu, dengan berkantong-kantong donat JCO yang bikin ngiler.

Akhirnya perjalanan ini berakhir!! Dijemput mama abah! Hihi. Kemudian ditraktir Bebek Sambal Pecut! Hpku sudah mati, jadi tidak bisa lihat percakapan apapun lagi. Saatnya kembali ke dunia nyata, besok sudah harus kuliah hari pertama. Modul Reproduksi.

Terima kasih Kendari, untuk 6 hari yang amat berkesan ini.

πŸ˜€

img1

Sampai jumpa Peksiminas 14 2018!

#Masih pengen ikut lagi

##Anak KOAS masih mahasiswa kan? πŸ˜‰
Jpeg
Hari senin. Sudah langsung diskusi kelompok. Modul Reproduksi. Sampai jumpa di repro terror!!!
Iklan

4 thoughts on “Kendari Day 6! (LAST)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s