Ruang Kosong

“Nge-chat siapa sih?” Mia melongokkan kepala ke kolong meja Gina, yang dengan terburu-buru (dan mencurigakan), melempar hpnya ke sudut paling dalam, sekaligus menimpuk hp yang tidak bersalah itu dengan buku Fisika Kuantum.

“Bukan siapa-siapa.”

“Alaaah, biasanya juga aku yang ngebalesin chat-chat di line kamu..” paksa Mia. Wajah sahabatnya tidak bisa berbohong. Pasti ada yang disembunyikan.

Dan pasti tentang cinta, cieeh.

Gina mendorong Mia kembali ketempat duduknya, “yang ini beda lah…”

“Akhirnya ada yang menarik hati, begitu?” tanya Mia, bertopang dagu sambil mengedip-ngedipkan matanya genit.

“Maunya sih…”

“Aaah, temanku ini sudah dewasa!” pekiknya kemudian, pipi chubby Gina jadi sasaran gemesnya. “Udah lama banget sejak yang ‘itu tu’”

“Yang itu?”

“Iya yang itu! Waktu aku pergokin kamu nge-like semua statusnya di facebook!”

“Beda lah…” sahut Gina tidak terima. Sejujurnya ia ingin cerita banyak dengan Mia, tapi tidak banyak yang bisa diceritakan. Hanya ia yang sudah memecahkan rekor sebulan penuh ngechat satu kontak berturut-turut. Isinya macam-macam

Hai

Ikan koi dirumahku, namanya kuambil dari nama belakangmu

Metero! Meteor?

Sudah makan malam?

Cintaaaaa….

Aku tahu kantin yang jual mi 1001 yang pedasnya luar biasa, tapi nggak semahal mi abang adek

Lama-lama rindu. Rindu gerhana!

Aku Gina. Kamu? #pura-pura lupa dulu sekelas

Haloo

Halooo Haloo Bandung…

Tidak dibalas? Nggak ada masalah! Dapat mengirim pesan rayuan/perhatian/MODUS seperti ini saja sudah pencapaian bagi gadis pemalu seperti dia. Walau hanya ruang kosong yang dihadapinya, tapi selamanya membuat rindu dalam hatinya untuk sekedar mengetik sebentar kata-kata yang semestinya ia ucapkan dari dulu

Aku menyukaimu

Melihat foto profil dirinya yang tersenyum itu… meskipun tahu bahwa nomor itu sudah tidak aktif lagi..

Tunggu.

Read 15:01

Read

Read

Read

Read

Aku juga suka kamu

 

Bengkulu, 8 September 2016.


Ga punya pengalaman cinta, ga bisa nulis romance, tapi pengen belajar 😀

Biar bisa bikin sinetron yang berkuaitas (loh?)

Tulisan saya jangan dibikin baper yaaaa 😀

Iklan

One thought on “Ruang Kosong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s