Bulan Sabit Kedelapan

Siang! Huah, kurang lebih beberapa jam lagi, tepatnya besok pagi, bakal menghadapi ujian modul kedua untuk semester 2! (RENAL TERROR~). Sekarang lagi persiapan sih, tapi entah kenapa ada sesuatu yang bikin galau jadi pengen ditulisin dulu disini.

Eits, bukan galau nunggu jodoh kemudian sampai menghitung berapa kali periode bulan sabit ya. Judul itu adalah judul kumcer yang baru launch dari BEM Universitas Bengkulu. Kontributornya diambil dari pemenang dan peserta lomba Unib Berkarya yang pernah kuceritakan tempo dulu (maksudnya berbulan-bulan lalu. hehe. Iya, sekarang baru ada kejelasannya setelah terakhir dijanjikannya saat seminar bersama kurniawan gunadi > penulis buku Hujan Matahari).

Dan, sebenarnya aku mau berbangga hati sedikit, karena menurut pengunguman yang lalu, cerpenku jadi cerpen terbaik dan jadi juara satu. Yang judulnya Selamanya Sejawat, yang juga pernah kutulis behind the scene menulisnya disini.

Dijanjiinnya piala, sertifikat dan bukunya. Lumayan walaupun ga ada uang pembinaan (kan ini lomba, pake pendaftaran pula, hehe) karena ini masih acara mahasiswa. Tapi kemudian muncul rasa galau, ini kumcernya kapan terbit ya?

Aku bukan orang yang aktif di kegiatan universitas, dengan segala kesibukan di fakultas; mesti hadir 80% kuliah, diskusi kelompok 2x seminggu, latihan keterampilan klinik 2x, pleno, macam-macam tugas sampai praktikum yang ga boleh absenย satu kalipun, kadang-kadang rasanya kepo juga dengan dunia luar (baca: kampus). Jadi untuk memuaskan rasa ingin tahu tersebut, aku selalu update di fb Bem, atau di ukmnya. Meskipun tidak berkomentar atau bikin status, tetap liat lah, beritanya.

Kemudian, kemarin (jumat) ada undangan acara apresiasi seni dan budaya dari BEM kampus. Aku udah tau acaranya dari lama karena ada lomba ormawa awards, dan Fi-Madina ikut. Tapi selebihnya itu acara apa aku ga tau menahu (taunya ujian hari senin, wkwk). Pas Fi-madina dapat penghargaan jadi ukm terbaik aku ikut bangga, akhirnya fakultas kedokteran diakui eksistensinya!

But, later I realized that…

Ada acara writer awards. Kasih penghargaan untuk penulis-penulis UNIB.

Jadi agak sedih sih, gara-gara nggak diundang. Apa mungkin gara-gara aku nggak promosi di kampus? Atau gara-gara ga aktif di FB? Ok aku memang tidak punya banyak teman penulis lain di UNIB, tapi aku kenal bang usamah yang salah satu panitia Unib Berkarya. Mestinya memang aku yang bertanya padanya tentang acara itu. Akhirnya jadi galau kayak gini, haha. Apalah diriku yang baru nerbitin 3 novel. Tidak pantaslah diberikan penghargaan, haha.

 

Tapi kemudian aku menyadari bahwa acara itu juga ada sesuatu yang berkaitan dengan kumcer Bulan Sabit Kedelapan..

 

Sontak aku buru-buru ingin protes dengan panitianya, mau komen di kolom itu, kenapa aku nggak diundang?

Kayak lomba hima bahtra dulu, ngomel-ngomel gara-gara salah lihat info.

Tapi setelah aku posting protes itu (yang kayaknya belum dibaca sama siapa-siapa), aku mulai berpikir, ini bukan salah panitianya melupakan aku, atau tidak mengundangku.

Memang salahku yang terlalu menutup diri dan tidak pernah mendekatkan diri kemereka. Bahkan memakai alasan “anak kedokteran sibuk” untuk menutupi ketidakproduktifanku sebagai penulis. Di blog ini aja vakum, gimana mau maju dan berbangga diri sebagai seorang penulis?

Banyak koreksi yang harus kulakukan pada diriku. Harus dilakukan secepatnya, atau seorang fira hanya akan dikenal sebagai anak kedokteran yang manja dan hobi protes.

..

..

Tapi koreksinya pending dulu hehe, minggu ujian ini lebih penting biar ga ngulang modul ini tahun depan, hehe.

Doakan penjualan kumcer (atau apalah itu) sukses ya ๐Ÿ™‚

Doakan nilai saya juga ๐Ÿ˜›

Selamat siang!!

 

P.S : Ini beritanya lagi ditanyain sama panitia sama kakak panitianya. Mudah-mudahan sertifikatnya bisa dijemput. Hihi, lumayan ๐Ÿ˜€

P.S.S : dan nanti postingan ini bakal ditambahin sama penampakan covernya sama foto kegiatannya. Siang ini internet agak bermasalah, jadi ga bisa upload foto hehe.

 

 

Iklan

4 thoughts on “Bulan Sabit Kedelapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s