GastroIntestinal Terror

Benar-benar waktu yang kelewat panjang untuk vakum dari blog. Apalagi dengan tulisan jalan-jalan yang menggantung. Gak profesional. Rencana melanjutkan sudah ada, draftnya sudah kutulis. Tapi tetap saja, kalau sudah lewat masanya, bongkahan cerita itu sudah basi. Hiks. Terpaksa bikinnya jadi edisi nostalgia.

Dan habis ini, mau pamitan buat vakum lagi beberapa minggu karena ujian sudah didepan mata dan slide kuliah sudah bertumpuk seperti menara pisa, haha.

Sudah diwanti-wanti senior bahwa semester ke4 ini adalah yang paling berat, dimana 4 modul berjalan spartan, masing-masing 6 minggu dengan pola kuliah 4 minggu-ujian 1 minggu-remedial 1 minggu-kuliah 4 minggu modul baru-ujian 1 minggu.. dst sampai habis. Totalnya 6 bulan berturut-turut tanpa libur, kecuali anda pintar dan nggak dapat remedial sama sekali untuk minggu ke6.

Katanya sih kami bakal puasa dan lebaran bareng karena ga ada liburnya, wkwk.

Kelihatannya berat. Aku juga beberapa kali putus asa dan rasa-rasanya pengen keluar dari semua organisasi buat fokus belajar. Tapi aku sadar beginilah FK. Malah dibeberapa tempat, kuliah dan ujiannya lebih mepet dan lebih berat, dengan persaingan yang lebih tinggi dan materi yang lebih susah. Ngambil keputusan pintas juga ga ada gunanya. Lebih baik dipikir ulang nanti pas sudah minggu ke6.

Kalau begitu, kuceritakan saja pelan-pelan, apa aja yang terjadi selama modul pertama ini ya.

Gastrointestinal. Sistem pencernaan. Kalau digambar diatas itu masih kurang oral sama oesophagusnya. Modul padat, karena penyakit gastro pasti banyak bukan main. Mulai dari yang sakit ulu hati akibat telat makan, keracunan makanan (bukan sianida ya), sampai ke atresia oesophagus atau ani. Satu dosen bisa kasih slide lebih dari 5 sanking banyaknya materi.

Awal modul dimulai dengan anatomi ceria. Lega karena tidak sebanyak muskulo tapi juga sedih karena hapalannya sama banyaknya, haha. Aku senang dengan anatomi, meskipun kadang-kadang bikin mata pedih. Tapi ga bisa lama-lama, aku mesti ngurus surat izin untuk ke Semarang.

Semarang!

(yang ini nggak usah diceritain disini yaa) edit : ceritanya ga jadi dilanjutin, atau mungkin dilanjutin kalau mood, haha

 

Nah, pulang dari Semarang, aku sudah harus buru-buru ngejar ketinggalan tugas dan kuliah. Tapi yang untuk kuliah rasa-rasanya malas sekali. Aku malah membuka skill baru, skill tidur diruang kuliah tanpa meletakkan muka dimeja alias tidur sambil duduk. Mata berat kemudian ngantuk lalu tidur gitu aja. Ckckck. Ilernya jatuh juga nggak ya?

Mujur bagiku karena masih punya satu hari libur karena ada imlek. Masih terkejar untuk menggambar laporan anatomi. Kumpulnya hari selasa. hari rabu sudah harus bikin LTM, kamisnya ngumpul laporan histologi. Jumatnya laporan fisio. Deadline semua itu, haha. Sabtunya baru bisa agak nyaman sedikit tidur agak cepat, tapi karena ikut penyisihan olimpiade kampus, mesti bangun pagi lagi, haha.

Cardio-respi!

Minggu ke3 ramai dengan kuliah. Juga praktikum mikrobiologi dan parasit. Diminggu ini, ada acara TBM se-wilayah, yaitu latgabwil. Meskipun aku ikut ambil bagian sebagai co-coor LO-Trans-Pub-Dok, pada kenyataannya aku ga bisa bantu maksimal, huhu. Ga bisa izin lagi karena sudah ngambil jatah untuk ke Semarang, kalau malam ga mau keluar karena gelap ga dibolehin mama. Maaf ya teman-teman, maaf ya Cla, ga bisa bantu banyak.

Dan, disinilah aku sekarang. Titik perhentian sementara sebelum melanjutkan cerita ke minggu 4, 5 dan 6. Titik tengah. 3 minggu sudah kuhabiskan, namun rasanya belum menyentuh gastro sampai kedalam.Hal itu membuatku takut, ciut banget ngeliat slide kuliah dan rekaman kuliah yang akan kuasah untuk jadi senjata perang minggu ke-5. Apa aku akan berhasil? Atau harus mengambil kesempatan kedua?

Iklan

20 thoughts on “GastroIntestinal Terror

  1. Aku selalu salut sama anak kedokteran. Gimana itu caranya ‘memasukkan’ sedemikian banyak ilmu kedalam otak πŸ˜€ tetap semangat mbak, ilmunya Insya Allah bermanfaat πŸ™‚

    Suka

  2. Semangat,,, semoga sehat terus… biar bisa melakukan segala kegiatannya dengan baik πŸ™‚
    tetap ditunggu berbagi kisah dan ilmunya πŸ™‚

    Suka

  3. Aku kira bahas tentang Gastroinntestinal — Maklum aku penderita akut soal pencernaan hehehe.

    Semangat Fira belajarnya, jadilah dokter yang baik dan komunikatif. πŸ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s